Kamis, 10 November 2011

PANDANGAN NEGATIF POLITIK

"aH, Itu politik. Aku gak mau ikutan politik. Bikin sakit ati saja!" itu sebagian pandangan negatif jika seseorang berbicara masalah partai atau kampanye. Masyarakat sudah memiliki stigma negatif berkaitan dengan partai dan kampanye. Tak jarang jurkam-jurkam partai menjadi sasaran pengkucilan masyarakat karena mencoba membujuk untuk memenangkan partai yang didukungnya. Betapa tidak, ajang kampanye selalu menyisakan problema di masyarakat dimana masyarakat menjadi terkotak-kotak dengan dalih dukung mendukung. Meski mereka tidak mendapatkan sesuatu secara langsung berkaitan dengan keuntungan materi. Tapi apakah ini tidak bisa berhenti? bisa tetapi butuh waktu lama. Karena luka ini sudah lama oleh rakyat dirasakan. Mereka merasa menjadi objek mencari keuntungan. Hanya waktu kampanye saja semua partai berlomba-lomba merasa dekat dengan rakyat. Tetapi dimana saat para TKW atau Rakyat Papua menderita karena hanya menjadi penonton atas hasil bumi yang mereka miliki dan mereka pijak.
Bumi harus dibalik. Rakyat yang harus menentukan pilihan bukan partai yang memaksa rakyat untuk memilih. Demokrasi perlu terus didengungkan tetapi berpihak pada rakyat, tanpa rakyat kebablasan untuk merayakannya.

Sabtu, 07 Mei 2011

PERJALANAN DIMULAI

XC ku telah bangun dari tidur selama 1bulan. Perjalanan itu akan berlanjut. Bunnyhop belum sempurna tercipta. Baru 20cm lompatanku tercipta.
50cm targetku untuk bisa melompat.Meski bukan target utama skill tetapi akan membantu untuk manuver downhill yang ekstreem. Perjalanan akan terus berlanjut.

Selasa, 11 Mei 2010

IMPIAN KELUARGA KU

Tidak ada dalam kamusku kepala keluarga yang hebat. Yang ada hanya "Terlihat Hebat" dimataku. Seorang kepala keluarga yang terlihat hebat karena disampingya ada istri yang terlihat hebat juga. Artinya siapapun yang hebat di sebuah keluarga itu tidak lepas dari orang-orang di dekatnya,seperti seorang kepala keluarga yang terlihat hebat tidak lepas dari peran istrinya yg memberi dukungan demi kemajuan bersama.

Seorang kepala keluarga tentu ada saja kekurangannya. Dan seorang istri begitu juga. Dengan itu semua masing-masing saling menutupi kekurangan tersebut. Kerja sama inilah yang membuat masing-masing menjadi hebat di mata orang lain.

Terus bagaimana menjadi kepala keluarga yang baik? Aturan baku atau profil yang baik terlalu sempurna jauh dari jangkauan untuk kita ikuti. Tetapi yang yang bisa kita capai adalah sesuai kondisi masing-masing keluarga juga pasangannya. Komunikasi antara keduanya tentu hal yang mutlak. Agar keduanya dapat merasakan kebaikan masing-masing pasangan. Kepala keluarga harus membuka diri untuk beskomunikasi dengan anggota lain. Tetapi ini juga harus di dukung anggota yang lainya untuk menahan ego masing-masing.
Seperti contoh: tentu seorang istri maupun suami memiliki kegiatan di luar keluarga. Tentu hal itu bukan sebuah hambatan untuk berkomunikasi. Selama itu positif untuk keluarga jangan saling melarang,tetapi malah saling mendukung. Kalo perlu terjun bareng dalam satu kegiatan itu.

Dalam mendidik anakpun juga tidak jauh berbeda. Meski porsi akan jauh lebih banyak oleh ibunya. Tetapi pada dasarnya anak adalah tanggung jawb bersama. Apapun anak itu, adalah anak kedua orang tuanya. Jadi yang mendidik anak kedua orang tuanya. Hanya caranya yang perlu disesuaikan dg lingkungan dalam dan luar keluarga tersebut. Tetapi ada konsep yang aku yakini dalam diriku dalam mendidik anak.

Konsep itu "demokrasi bertanggung jawab". Kenapa ini yang teryakini dalam diriku? Kehidupan ini berjalan maju. Dari waktu ke waktu berjalan terus. Begitu juga anak juga berkembang seiring berkembangnya lingkungan anak itu juga jamannya. Tentu orang tua tidak bisa mengikuti seiring anak itu berkembang karena semua punya waktunya sendiri. Apalagi suatu saat anak akan mandiri.

Konsep ini memberikan kebebasan anak memilih jalan dan berkembang bersama lingkungan jaman. Orang tua hanya memberikan saran yang menurut mereka baik, yang kadang kala memang sudah ketinggalan jaman. Tetapi setidaknya orang tua memberikan petunjuk jalan sesuai informasi yang mereka lalui. Anak akan lebih tau dengan perkembangan jaman yang dinamis. Tetapi kebebasan itu menuntut mereka bertanggungjawab terhadap apa yang mereka pilih. Tidak boleh mengeluh apalagi menyalahkan orang lain karena jalan itu telah ia pilih. Begitu juga orang tua, kegagalan anak jangan dianggap sebagai hal buruk, tetapi orang tua ikut mencari jalan keluar yang terbaik. Bukan menyalahkan. Poin pentingnya biarkan anak dominan dalam menyelesaikan masalah mereka.

Dari semua pikiranku diatas dapat disimpulkan, keluarga itu sebuah kesatuan tak terpisahkan. Demokrasi berjalan didalamnya. Masing-masing menjadi penyokong bagi yang lainnya. Tidak ada satupun yang hebat. Tetapi semuanya yang hebat.
KELUARGO TUMOTO, NEGORO PRAKOSO

Sabtu, 10 April 2010

KARTINI 2010

Kartini era sekarang dari era milenium menjadi Kartini era digital. Dimana di dunia maya perbedaan gender nyaris tak terlihat. Semua tersistem sama dalam penggunaan fitur-fitur dunia maya.
Gambar-gambar di dunia mayapun tidak melulu kaum wanita, pria juga tersedia dengan beragam versi. Digital telah mengubah segalanya. Yang dulunya mengurus dapur para ibu-ibu harus di dapur,sekarang lewat jarak jauh pun bisa. Dulu kartini belanja harus berjalan puluhan meter, sekarang lwat dunia maya langsung paket pesan antar.
Kemudahan-kemudahan ini mejadikan segala batas sudah tidak terlihat lagi. Hanya saja apakah ini akan menjadi boom waktu? Dengan kemudahan ini seakan termanjakan yang nantinya ditakutkan mematikan inisiatif wanita dalam berkembang. Pola pikir materialis menjadi semakin kental hanya untuk dapat menikmati kemudahan di era yang serba digital ini. Kemudian dimana nantinya rasa sosial akan di tempatkan? Apakah harus buat akun facebook? Tanpa ada tatap muka mereka bersosialisasi.
Jaman semakin menakutkan, begitu juga jumlah perempuan yang semakin bejibun. Nilai-nilai sosial akan hilan, perempuanlah yang memiliki peran tinggi dalam menjaga nilai-nilai sosial ini. Karena generasi masa depan tergantung dari kualitas induknya yang membimbing.

Minggu, 28 Maret 2010

TAGANA EKS TUTI UTARA KUMPUL DI ANCOL

Dalam rangka meningkatkan kesiap siagaan para anggota tagana dalam menghadapi bencana yang terjadi di Kulon Progo, hari minggu,28/3 diadakan pembinaan sekaligus refresh tentang keposkoan. Berbagai bencana yang menghadang di musim ini menuntut perhatian ekstra dari seluruh komponen masyarakat khususnya tagana.
Dalam acara ini dihadiri oleh bpk. Untung dari Dinas Sosial Kab. Kulon Progo, Koordinator TAGANA Propinsi DIY, Koordinator TAGANA Kulon Progo, 4 camat Kecamatan di tuti utara, 4 Kepala Desa se Kalibawang, Dukuh Panthok Wetan dan 48 anggota TAGANA dari 4 Kec. Tuti Utara Kulon Progo.
Dari kegiatan ini dihasilkan bahwa bagaimanapun ilmu yang didapat harul lebih diterapkan dan selalu aktif di masyarakat karena setiap medan membutuhkan skill khusus bukan hanya pengetahuan saja. Begitu juga untuk lebih mengintensifkan komunikasi TAGANA dengan kecamatan masing-masing.

Senin, 22 Maret 2010

PENDIDIKAN ERA DIGITAL

Modernisasi yang terbesit di benak kita adalah segala sesuatunya serba canggih dan mudah. Orang tinggal pencet sana pencet sini semua langsung ada. Bahkan tidur pun masih bisa dapat kemudahan dan kenyamanan.
Bagaimana dengan pendidikan kita?Semua sedang dalam prosesnya.Sarana dan prasarana sedang menuju ke jalan pendidikan yang modern. Itu kalo di kota,bagaimana yang di pinggiran dan pedesan?Mungkin masih lama untuk mendapatkn imbas modernisasi yang digembar-gemborkan memberikan kemudahan. Bagaimana tidak,sarana dan prasarana belum menyentuh daerah itu. Meskipun sudah menyentuh,sumber daya yang kurang yang mengakibatkan tidak maksimalnya pemanfatanya.
Belum lagi penyimpangan yang terjadi sebagai imbas akses yang mudah. Pendidikan yang tidak terkontrol menjadikan nilai-nilai sosial yang merupakan ciri khas daerah mejadi luntur dan lebih parahnya hilang tak berbekas. Gotong royong yang 20tahun lalu kita rasakan sekarang entah kemana.30 tahun lagi siapa yang tau.
Ini transisi,tapi dimana akhir tujuan itu? Pendidikan semakin kabur arahnya. Memcetak anak pintar ato mencetak buruh yang akan digunakan pemerintah ataupun swasta?Dimana moral yang terbentuk dari pendidikan itu?Banyak perkelahian terjadi antar anak sekolah. Tidak kota tidak desa semua sama saja. Akses informasi menjadi kambing hitamnya. Bijak bagi kita untuk mengakui bahwa pendidikan kita masih jauh dari kata sempurna.
Yang tua akan mati dan yang muda akan menggantikanya. Sudah menjadi kewajiban kita regenerasi untuk terus berjalan sesuai prosesnya.

Minggu, 21 Maret 2010

BENCANAKU ULAHKU

Kehidupan manusia sudah semakin tua. Tingkah polah manusia semakin bermacam2 pola. Dari ABG Hingga tua-tua bergaya untuk dianggap modern meski memaksakan diri. Pola sosial inilah yang merubah semua sendi-sendi kehidupan. Teknologi menjadi sebuah keharusan untuk hidup modern. Itulah kehidupan yang sudah lapuk ini.
Alampun begitu juga. Pemanasan global yang selama ini di gembar-gemborkan telah banyak terbukti. Yang paling dekat dan mudah kita identifikasi seperti tanah longsor di Kulon Progo. Kulon Progo memiliki wilayah yang berbukit2,tentu longsor yang akan banyak sering mengancam. Terbukti bulan Maret sudah terjadi 100 titik longsor di pegunungan menoreh,itupun data sementara dari TAGANA yang terjun langsung menangani bencana.
Sikap ulah manusia harus dirubah untuk kebaikan manusia itu sendiri. Karena kalo tidak, 20 tahun lagi qt bisa tidak menemukan hutan di Kulon Progo atau bahkan gunung sekalian karena longsor akibar ulah manusia itu sendiri. Perubahan pola hidup manusia dengan alam sudah menjadi keharusan demi masa depan kehidupan yang lebih baik dan seimbang.

Rabu, 23 Desember 2009

HARAPAN DAMAI

Beberapa hari lagi kita akan menghadapi tahun 2010. Tahun dimana harapan akan kehidupan yang lebih baik, keuangan yang lebih baik, pekerjaan yang lebih mapan, akhirnya harapan semua akan menjdi lebih baik.
1 januari merupakan hari perdamaian, berikut juga tahun diwalinya kehidupan baru di tahun 2010. Akankah perdamaian terwujud? korupsi masih merajalela tahun ini, kejahatan semakin menggila bahkan semkin rapi caranya, pekerjaan semakin sedikit adanya, keluarga banyak yang berpisah dengan berbagai alasan. akankah itu akan berakhir? sepertinya tidak. Kita hanya bisa berharap untuk menjadi lebih baik. Kitalah yang bisa mewujudkannya. Selama moral kita masih tetap setagnan dan tidak ada hijrah pencerahan maka tahun kemarin akan terulang kembali di tahun 2010. Itu artinya tidak ada tahun baru 2010. Orang memang semakin pintar, Pendidikan sudah bisa mulai merata. Kesejahteraan juga sudah mulai diusahakan dirasakan oleh semua orang. Tetapi apakah itu akan membuat kehidupan akan semakin baik? selalu saja ada pertanyaan. Dan ini hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya dan mewujudkannya.

Rabu, 25 November 2009

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA

Genderang takbir akan segera dikumandangkan. Idul Adha sebentar lagi tiba. Persiapan demi persiapan elah dilakukan. Kambing, Sapi, Bahkan Unta kalo yang bisa beli di Indonesia--diperjualbelikan untuk perayaan idu qurban ini. Marilah kita bersihkan diri berbuat amal kebaikan utuk mendapatkan tempat yang baik di akhir nanti. Allah tidak membutuhkan amal kebaikan kita, tetapi kitalah yang membutuhkna amal kebaikan kita untuk medapat syurga di akhir nanti krena Allag Maha Segalanya. Semoga kita menjadi manusia yang di cintai oleh Allah SWT. Amiin.

SELAMAT HARI GURU

Selamat hari Guru. Guru pahlawan tanpa tanda jasa. Agak itu sudah tidak sesuai jaman. Sekarang guru banyak mendapatkan jasanya atas semua perjuangannya. Lihat saja sertifikasi yang di dapat para guru sangat membantu kesejahteraan guru. Tentu semangat tidak boleh kendor. Profesionalisme harus ditingkatkan.

MILAD SATU ABAD MUHAMMADIYAH DI MANDALA KRIDA

Yogyakarta hari rabu sangat ramai oleh umat Muhammadiyah. Perayaan Milad 1 abad Muhammadiyah diadakan di stadin Mandala Krida. Pengajian akbar ini di hadiri langsung oleh Ketua PP Muhammaiyah Dien Syamsudin. Acara yang begitu megah itu di hadiri oleh ribuan umat Muhammadiyah dari seluruh DIY dan Jawa Tengah. Ini juga sebagai gladi kotor menghadapi Muktamar Muhammadiyah 2010 nanti.
Dalam kegiatan ini juga dikerahkan KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) sebagai tenaga pengamanan. Meski belum maksimal tentunya ini menjadi catatan penting untuk event yang lebih besar lagi di Muktamar Muhammadiyah 2010 nantinya yang tidak hanya dari wilayah DIY tetapi seluruh Indonesia.

BUDAYA HUJAN DAN BANJIR

Musim penghujan telah merambah seluruh wilayah Indonesia. Tak terkecuali wilayah Kulon Progo. Budaya banjir dan tanah longsor yang setiap tahun hadir enjadi perayaan di musim penghujan. Girimulyo dengan tanah longsornya dan wates dengan banjirnya. Seluruh rangkaian ini tentunya harus menjadi kewaspadaan kita bersama untuk terus memantau perkembangan lingkunganya.
Tidak lupa juga wabah demam berdarah tentu menjadi momok tersendiri. Banyaknya air yang menggenang di sekitar rumah akan menjadi rumah yang nyaman bagi nyamuk-nyamuk pencabut nyawa ini. Perilaku hidup bersih dan sehat akan menjaga kesehatan kita.

MUSIM CPNS

Trend baru telah lahir. Pekerjaan agaknya di dunia ini hanya PNS. Setiap pencari kerja pasti membludak saat musim CPNS. Pekerjaan yang diidam-idamkan. Bahkan oleh calon mertua sekalipun. Kehidupan yang dianggap tenang dan nyaman adalah PNS. Memang tidak bisa disalahkan anggapan orang tentang pekerjaan PNS ini. Pekerjaan yang menjanjikan dan tidak banyak pemutusan hubungan kerja secara mendadak, bahan tunjangan pensiun di hari tua telah disediakan.
Yang paling menarik adalah di belakang layar di semua keruwetan CPNS. Yang meraup keutungan adalah penjaja soal dan info, bahkan makeas PNS juga ikut-ikutan. Memang iven yang luar biasa bermanfaat bagi siapapun yang berada di situasi ini. Tidak ketinggalan para Dukun juga menjadi alternatif para pencari kerja dan prestice ini. Dunia yang sudah semakin modern ini tidak menyurutkan orang untuk mempercayai dunia abnormal. Bagaimanapun PNS telah menadi trend baru. Ikutan CPNS yuk..

Kamis, 03 September 2009

PELATIHAN KADER INTI


Inilah beberapa peserta Pelatihan Kader-Inti seluruh Indonesia yang diselenggarakan di PUSDIKZI Bogor oleh Departemen Sosial Indonesia agar para kader inti Karang Taruna ini memiliki jiwa nasionalisme dan kedisiplinan yang tinggi. Merekalah pekerja sosial yang di ciptakan untuk memiliki rasa nasionalisme.

Fisik, mental digembleng di Pusat Pendidikan Zeni Bogor ini. Begitu mengasyikkan, penuh warna dan tidak membosankan. Dari Alarm Bom sampai makan ular menjadi kegiatan menarik yang sangat ku rasakan kembali.

Banyak temen seluruh Indonesia itu pasti. Dari sabang samapi Merauke semua ada mewakili daeraha masing-masing.

Jumat, 08 Mei 2009

KEMENANGAN KORUPSI

Sebuah kemenangan para koruptor!!!!Antasari ditangkap dan menjadi tersangka skenario pembunuhan nasrudin. Apakah ini sudah menjadi jaman edan. Banyak analis yang mengatakan ini citra buruk KPK dan hukum, tapi ada juga yang bernada membela "ini skenario pencemaran nama baik dan penghambatan kerja KPK mengusut kasus bedar. Siapapun yangberpendapat pastilah benar. Hanya dari sudut pandang dari mana mereka menilai kasus yang menimpa Antasari.
Yang pasti , apapun yang terjadi jangan sampai dibiarkan para koruptor menjadi raja di duni ini. Antasari hanyalah manusia biasa yang akan selalu di dekati dengan kesalahan. Kita butuh jiwa penghancur korupsi untuk menuntaskan perlawanan terhadap KORUPSI.

TAGANA KULON PROGO BANGUN POSKO

Minggu,3/5 anggota Tagana Kulon Progo bergotong royong memangun posko Kesiapsiagaan Tagana wilayah Kulon Progo . posko ini dibangun tepat di perbatasan sleman dengan kulon progo. menempati lahan uasaha pemotongan ayam ABAS MULYO.
tempat yang strategis ini diharapkan akan mampu mengakomodir segala kegiatan anggota maupun segala laporan kejadian bencana yang terjadi wilayah Kulon Progo.
meski dalam kondisi yang cukup layak, namun posko ini dapat dimaksimalkan dengan posisi yang strategis di jalur lintas Kenteng-Godean yang akan memudahkan akses informasi ke pusat posko propinsi.

Senin, 01 Desember 2008

DESA KEMBANG ADAKAN LOMBA MANCING

Minggu, 30/11saluran air Kenteng mendadak rame oleh para pemancing. Tak ketinggalan tua dan muda ambil bagian dalam kemeriahan lomba mancing ini. Dalam lomba ini disediakan beragam hadiah disediakan oleh pemerintah Desa Kembang, ada televisi, handphone dan banyak lagi yang lainnya. Hal ini diadakan untuk memeriahkan acara hari jadi Desa Kembang.

Beberapa kilo ikan Lele memang sengaja dilepaskan di saluran sungai yang sudah dimodifikasi khusus untuk acara mancing bareng. Meski tak banyak ikan yang terpancing, tetapi acara ini tetap meriah. Salah satunya Kirun dan Iwan S yang memboyong hadiah televisi. Hari itu menjadi keberuntungan mereka mendapatkan hadiah televisi selain juga makan enak dengan ikan pancingan mereka. Dan kemeriahan ini belum selesai karena masih akan ada pagelaran wayang kulit semalam suntuk sebagai puncak acaranya.

JATISARONO ANTRI MINYAK TANAH


Kamis, 27/11 sore itu aku dapat dapat info dari tetangga minyak dipangkalan Jatingarang telah dipasok satu tanki mobil minyak tanah. Tanpa pikir panjang aku bawa semua jerigen minyak untuk aku bawa agar dapat diisi semuanya. Memang hari itu warung keluargaku lagi kehabisan minyak tanah untuk dijual maupun untuk konsumsi sendiri. Sampai di sana ternyata sudah terjadi antrian panjang. Ibu-ibu dari muda sampai tua sudah berdiri berjajar di samping jerigen masing-masing yang sudah dua jam yang lalu menunggu giliran jerigennya diisi. Aku pun menunggu giliran dengan sabar berharap meski lama akan mendapat minyak tanah penuh hari ini.

Setelah beberapa jam lamanya giliranku tiba, ternyata aku hanya mendapat jatah maksimal 4 liter. Yah, daripada gak dapet meski hanya untuk sekedar menghidupkan dapur.


Kelangkaan minyak tanah ini sudah diprediksikan oleh masyarakat karena memang akan ada konversi minyak tanah ke gas. Meski begitu beberapa warga masih mengeluhkan langkanya minyak tanah yang memang mereka masih membutuhkan. Banyak warga mengkhawatirkan mahalnya biaya bila menggunakan kompor gas. Belum lagi keamanan dalam menngunakan kompor gas tersebut. Maklumlah kompor gas masih awam bagi sebagian besar warga di pedesaan.


Semua memang tinggal menunggu waktunya konversi akan sampai di desa jatisarono. Perubahan pasti akan terjadi, tuntutan jaman tidak akan mungkin kita bendung. Hanya pemerintah harus lebih jeli melihat kebutuhan masyarakat bawah yang paling kecil. Bukan hanya mementingkan pemilik modal besar dan mengoorbankan rakyat kecil.

LOMBA ROKET


Minggu, 30/11 minggu yang cerah untuk jalan-jalan. Dari Kulon Progo berjalan menyusuri pinggiran pantai selatan yang merupakan keelokan wilayah pantai yang tak ternilai harganya. Dari Glagah sampai dengan Pandansimo tak henti-hntinya tersaji pemandangan pantai dan bukit pasir yang menawan.

Keindahan ini agaknya menjadi daya tarik sendiri bagi kalangan wisatawan. Mungkin itulah yang menjadi alasan kenapa lomba roket dilaksanakan di Pandansimo. Siang ini sepertinya aku lagi beruntung dapat menyaksikan lomba roket dengan berbagai teknologi yang ditanamkan di dalamnya. Lomba yang diaksanakan oleh LAPAN ini banyak diikuti oleh peserta. Terlihat tua dan muda tampil di arena lomba. Kartiko Nugraha mahasiswa UGM juga terlihat ambil bagian dalam lomba itu. Namun sayang, roketnya tidak jadi diluncurkan karena memang sistem yang ditanamkan yang merupakan poin lomba mengalami kerusakan.

Ini pemandangan baru bagiku, bagaimana aku dapat langsung melihat roket dari bentuk dan peluncurannya. Ternyata semua serba hati-hati. Seperti panitia peluncuran menggunakan helm, seperti yang aku tahu helm itu hanya dipakai oleh pekerja bangunan ternyata itu memang menjadi standar bagi teknisi lapangan dimanapun dia bekerja.

Selasa, 25 November 2008

TAGANA KULONPROGO LATIHAN PENYEGARAN DI PANTAI GLAGAH



Minggu, 23/11/08 Tagana Kulonprogo melakukan latihan penyegaran untuk menjaga ketrampilan dan kewaspadaan akan banyaknya bencana yang setiap saat terjadi. Banyaknya titik rawan bencana yang terjadi di Kulonprogo, menjadikan tagana Kulonprogo ekstra keras dalam melakukan pemantauan. Ditambah medan toprografi yang khas kulonprogo dengan jajaran pegunungan menoreh dan patai selatan yang kesemuanya memiliki tantangan pergerakan tersendiri.

Dalam pelatihan ini sendiri personel Tagana dibagi dalam tiga kategori pelatihan, Recue, Water Rescue, Selter/Tenda. Masing-masing kategori ini dibekali pelatihan yang spesifik untuk meningkatkan keterampilan dalam memberikan bantuan operasional di lapangan. Meskipun kondisi diguyur hujan, pelatihan di lapangan Pandan Wangi ini tidak menyurutkan niat dan semangat meningkatkan keterampilan para anggota Tagana mengikuti pelatihan ini. Latihan ini juga untuk mempersiapkan personel untuk mengikuti jambore Tagana se-Indonesia di Cibubur Jawa Barat Desember nanti.
Powered By Blogger